Sukses di Media Sosial dengan Strategi “3C”: Content, Community, Commerce

Sukses di Media Sosial dengan Strategi “3C”: Content, Community, Commerce

Posted 20 February 2012 by StartupBisnis & filed under Featured, Sales & Marketing.

Media sosial adalah aktivitas yang mendominasi internet dalam beberapa tahun terakhir, kita menggunakannya untuk terhubung dengan teman-teman kita dan juga keluarga. Sosial media juga memberikan peluang bagi bisnis kecil untuk membangun hubungan strategis dan mentarget sebuah market yang spesifik.

Untuk mengambil manfaat maksimal dari aktivitas di media sosial, sangat penting untuk mengetahui 3C dari media sosial:

Content

“C” pertama dari sosial media adalah content (konten). Currency atau mata uang di media sosial adalah value, value ini dibentuk dari aktivitas membuat dan membagi konten yang valuable atau memiliki nilai yang baik. Ada banyak cara untuk membuat konten. Bisa membuat Ebook, blog post, membuat audio interview atau podcast, memberikan webbinar, video dan sebagainya.

Tidak ada gunanya menggunakan media sosial untuk men-drive traffic ke website perusahaan anda jika tidak ada sesuatu yang baru ketika audience atau customer datang ke sana. Membuat konten baru secara rutin akan membuat orang selalu kembali ke website Anda.

Membuat blog post adalah cara yang bagus untuk menjaga aliran konten baru untuk website Anda. Beberapa tips terkait membuat blogpost adalah sebagai berikut:

Membuat kalender editorial untuk blog yang dapat membantu anda mengatur jadwal blogging.

Bangunlah kebiasaan untuk menulis blog post secara rutin tiap minggunya, setidaknya 3 bulan sebelum me-launch blog anda. Kebiasaan ini akan menghasilkan “simpanan” blog post yang bisa anda gunakan saat melakukan launch.

Launch blog anda setidaknya 10 artikel bersamaan, daripada hanya 1 post saja. Hal ini akan memberikan gambaran kepada pembaca anda mengenai apa yang anda bicarakan.

Community

“C” berikutnya dari media sosial adalah Community (Komunitas). Media sosial sangat cepat berkembang karena orang terlibat didalamnya. Satu keuntungan utama dari berpartisipasi di media sosial adalah kesempatan untuk memposisikan diri anda sebagai influencer dan salah satu cara untuk melakukan itu adalah dengan melibatkan audience dan teman-teman anda dan membangun komunitas.

Lupakan sebentar tujuan anda untuk menjual, jadilah seorang yang memiliki interest untuk mengenali orang lainnya di media sosial. Follower dan fans anda ingin tahu diri anda dan ingin kenal siapa yang ada di belakang konten yang anda share di media sosial. Anda tidak bisa menjadi admin media sosial di Twitter dan Facebook yang secara terus menerus melempar link tanpa memberikan interaksi layaknya seorang manusia. Sangat penting untuk membangun dialog dua arah dengan follower dan fans anda dan membangun pengalaman sosial media yang baik untuk mereka.

Contohnya, di luar negeri cukup banyak hashtag yang merupakan tempat bagi brand atau influencer berdiskusi dengan followernya. Misalnya, #Smallbizchat , #Innochat. Kalau di Indonesia ada #Twitalk, sebagai tempat audience berinteraksi satu dengan yang lain, saling berbagi konten yang bagus, berdiskusi dan berinteraksi.

Jika ingin sukses dalam media sosial, anda harus pergi ke luar dan membangun network. Semakin sosial dan interaktif diri anda, semakin tinggi kemungkinan diri anda untuk sukses membangun brand di media sosial.

Ide lain terkait membangun sebuah komunitas antara lain:

Melakukan posting di forum, memberikan komentar di blog, berinteraksi dengan prospek baru melalui berbagai channel media sosial.

Berinteraksi dengan kontak yang anda miliki di Linkedin atau media sosial lainnya seperti Facebook dan Twitter.

Melakukan “guest blogging” untuk blog lain atau membua peluang orang lain untuk menulis di blog anda.

Ingat, dunia ini adalah milik anda untuk berinteraksi dan membangun komunitas!

Commerce

“C” yang terakhir adalah commerce.

Orang melakukan bisnis dengan orang lain yang disukainya, dikenalnya dan dipercayainya. Membutuhkan beberapa kali interaksi sebelum penjualan benar-benar terjadi, baik interaksi online maupun offline.

Tujuan utama dari marketing di media sosial adalah meningkatkan traffic ke website, mendapatkan prospek (leads) dan menciptakan penjual, yang menarik dari melakukan ke-3 tujuan tersebut di media sosial adalah kita bisa melakukannya di mana saja dengan santai dan sifatnya yang sosial, anda bahkan bisa menjawab pertanyaan customer di Twitter sambil santai di rumah.

Hati-hati jangan terlalu sering memposting material promo, tidak ada orang yang suka menjadi target penjualan. Untuk sukses di media sosial, Anda harus menarik prospek dengan konten yang berkualitas. Lalu anda harus meng-engage mereka melalui interaksi langsung.

Berikan pertanyaan ke audience dan jawablah pertanyaan. Apabila anda sudah mendapatkan kepercayaan dan respek dari mereka anda dapat melakukan pendekatan bisnis kepada mereka, lebih baik jika saat berbicara bisnis, anda fokus pada solusi yang anda berikan pada masalah yang mereka hadapi

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s